Rabu, 24 Agustus 2011
Menambahkan Fungsi Scroll pada Elemen Halaman
Untuk membuat fungsi scroll pada elemen halaman /widget, setidaknya kamu harus mengerti wujud kerangka widget standar blogspot secara umum terlebih dahulu. Bentuk widget blogspot secara umum dapat digambarkan seperti ini:
<b:widget id='HTML1' locked='false' title='Pengikut' type='HTML'>
<b:includable id='main'>
<b:if cond='data:title != ""'>
<h2 class='title'><data:title/></h2>
</b:if>
<div class='widget-content'>
...
...
...
</div>
<b:include name='quickedit'/>
</b:includable>
</b:widget>Berikut ini adalah keterangannya secara singkat:
id='HTML1'menunjukkan bahwa widget tersebut memiliki ID "HTML1". Kamu sangat membutuhkan ID ini untuk menentukan elemen mana yang akan diberi fungsi scroll.- Kode
<h2 class='title'><data:title/></h2>mewakili judul widget, ciri ini sangat mudah dilihat mengingat peraturan resmi sebuah elemen judul harus selalu diapit oleh tag heading (dalam hal ini adalah<h2>) <div class='widget-content'> ... </div>adalah elemen yang mewakili isi widget. Nah, elemen inilah yang nantinya akan kita jadikan sebagai objek sasaran.<b:include name='quickedit'/>mewakili ikon wrench yang biasa kamu gunakan sebagai jalan pintas untuk mengedit elemen halaman dari halaman blog secara langsung.
Cara menerapkan fungsi scroll pada elemen halaman sebenarnya sangatlah sederhana. Kita hanya menggunakan deklarasi
overflow:auto; dan menentukan tinggi maksimal sebuah konten widget secara bebas. Dalam CSS dapat dituliskan seperti ini: #ID-WIDGET .widget-content {
max-height:200px;
overflow:auto;
}Kamu tidak perlu mengecek Expand Template Widget untuk melakukan kegiatan dahsyat ini, karena di sini kamu telah menggunakan metode penerapan CSS secara tidak langsung yang notabene lebih aman. Letakkan kode CSS tersebut tepat di atas kode
]]></b:skin> atau </style>. Ganti
ID-WIDGET dengan ID widget yang kamu kehendaki untuk diberi fungsi scroll. Sebagai contoh, kamu ingin menerapkan fungsi scroll ini pada elemen halaman Label seperti tampak pada gambar di atas, maka kamu harus mengganti kode
ID-WIDGET dengan Label1 misalnya (tergantung dari ID widget masing-masing). ID widget di depan kode
.widget-content berfungsi untuk membatasi elemen mana yang akan terkena deklarasi overflow:auto;. Jika kamu ingin menerapkan fungsi scroll pada lebih dari satu elemen halaman dapat kamu tuliskan seperti ini: #Label1 .widget-content,
#BlogArchive1 .widget-content,
#Followers1 .widget-content {
max-height:200px;
overflow:auto;
}Tentukan tinggi maksimal konten widget dengan mengubah value dari properti
max-height. Klik Simpan Template.
Label: Widget
Sabtu, 20 Agustus 2011
Cara Membuat Efek Salju di Blog
Untuk membuat efek salju, pertama-tama masuklah ke tab Rancangan kemudian tambahkan sebuah elemen halaman HTML/JavaScript.
Salin script ini, kemudian letakkan di dalam formulirnya:
<script src="http://hompimpa.googlecode.com/files/efeksalju.js" type="text/javascript"></script>Klik Simpan.
Maka kamu akan mendapatkan efek salju persis seperti di halaman ini:
Sumber: hatetepe://wewewe.btinternet.com
Label: Efek, JavaScript, Widget
Minggu, 07 Agustus 2011
Smooth Scroll Back To Top dengan JQuery
Edit: Untuk versi yang lebih praktis bisa Anda baca di sini
Smooth scroll back to top, adalah sebuah alternatif lain selain pembuatan elemen back to top biasa yang hanya akan mengantarkan Anda menuju ke atas saja tanpa adanya pemberian efek cantik. Untuk membuat tombol back to top biasa caranya sangat sederhana, yaitu dengan cara membuat sebuah tag hyperlink yang memiliki nilai
href="#", sekedar untuk mengarahkan Anda ke atas. Intinya adalah, setiap kali Anda membuat sebuah link kosong, maka link tersebut secara otomatis akan membawa Anda menuju ke atas setiap kali Anda mengekliknya, seperti ini: <a href='#'>Back to Top</a>Tapi jika situs Anda sudah dilengkapi dengan JQuery, kenapa masih mencoba untuk menggunakan cara lama? Padahal sebuah paket JQuery bisa saja membuat puluhan efek dengan cara yang sangat singkat. Anda bisa melihat cara kerja sistem ini dengan mengeklik tombol di bawah ini:
Untuk membuatnya, pertama-tama masuklah ke Tab Rancangan kemudian tambahkan sebuah elemen halaman HTML/JavaScript:

Salin kode di bawah ini, kemudian letakkan ke dalam formulirnya:
<script src="http://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.3.2/jquery.min.js" type="text/javascript"/>
<script type="text/javascript">
var scrolltotop={setting:{startline:100,scrollto:0,scrollduration:1e3,fadeduration:[500,100]},controlHTML:'<img src="http://4.bp.blogspot.com/-jqnu-lpoKyw/Tj98e4pj8eI/AAAAAAAAAkI/Idt4nuGUoIs/s1600/arrowTop.png" style="border:0;background:transparent;padding:0;box-shadow:none;-moz-box-shadow:none;-webkit-box-shadow:none;" />',controlattrs:{offsetx:5,offsety:5},anchorkeyword:"#top",state:{isvisible:false,shouldvisible:false},scrollup:function(){if(!this.cssfixedsupport)this.$control.css({opacity:0});var a=isNaN(this.setting.scrollto)?this.setting.scrollto:parseInt(this.setting.scrollto);if(typeof a=="string"&&jQuery("#"+a).length==1)a=jQuery("#"+a).offset().top;else a=0;this.$body.animate({scrollTop:a},this.setting.scrollduration)},keepfixed:function(){var a=jQuery(window);var b=a.scrollLeft()+a.width()-this.$control.width()-this.controlattrs.offsetx;var c=a.scrollTop()+a.height()-this.$control.height()-this.controlattrs.offsety;this.$control.css({left:b+"px",top:c+"px"})},togglecontrol:function(){var a=jQuery(window).scrollTop();if(!this.cssfixedsupport)this.keepfixed();this.state.shouldvisible=a>=this.setting.startline?true:false;if(this.state.shouldvisible&&!this.state.isvisible){this.$control.stop().animate({opacity:1},this.setting.fadeduration[0]);this.state.isvisible=true}else if(this.state.shouldvisible==false&&this.state.isvisible){this.$control.stop().animate({opacity:0},this.setting.fadeduration[1]);this.state.isvisible=false}},init:function(){jQuery(document).ready(function(a){var b=scrolltotop;var c=document.all;b.cssfixedsupport=!c||c&&document.compatMode=="CSS1Compat"&&window.XMLHttpRequest;b.$body=window.opera?document.compatMode=="CSS1Compat"?a("html"):a("body"):a("html,body");b.$control=a('<div id="topcontrol">'+b.controlHTML+"</div>").css({position:b.cssfixedsupport?"fixed":"absolute",bottom:b.controlattrs.offsety,right:b.controlattrs.offsetx,opacity:0,cursor:"pointer"}).attr({title:"Kembali ke Atas"}).click(function(){b.scrollup();return false}).appendTo("body");if(document.all&&!window.XMLHttpRequest&&b.$control.text()!="")b.$control.css({width:b.$control.width()});b.togglecontrol();a('a[href="'+b.anchorkeyword+'"]').click(function(){b.scrollup();return false});a(window).bind("scroll resize",function(a){b.togglecontrol()})})}};scrolltotop.init();
</script>
<!-- Sumber kode: http://www.dynamicdrive.com -->Klik Simpan.
Kode yang Saya beri warna merah adalah JQuery, jika template Anda sudah dilengkapi dengan JQuery, Anda boleh membuang script tersebut. Sedangkan kode yang Saya beri warna biru adalah alamat berkas gambar. Jika Anda menghendaki tampilan tombol back to top yang berbeda, Anda bisa mengganti URL tersebut dengan URL gambar-gambar di bawah ini. (Klik pada gambar yang dikehendaki lalu salin URL yang tampil pada address bar untuk menggantikan URL tersebut):
Label: JavaScript, JQuery, Widget



























































